Kutai Kartanegara – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus berupaya meningkatkan kesadaran Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menjaga kesehatan melalui program kebugaran jasmani yang dilaksanakan secara berkala.
Ketua Tim Kerja Bidang Peningkatan Gizi Keluarga dan Masyarakat Dinkes Kukar, Serianti, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebatas pengukuran fisik, tetapi juga melibatkan konseling medis, gizi, hingga rekomendasi olahraga sesuai kebutuhan individu.
“Kita bisa memantau tingkat kebugaran ASN, memberikan panduan menjaga kesehatan, sekaligus mendorong pola hidup sehat secara mandiri dan berkesinambungan,” ujarnya.
Tes kebugaran dilakukan dengan menyesuaikan kondisi peserta. ASN tanpa penyakit penyerta mengikuti tes lari sejauh 1,6 kilometer, sedangkan ASN dengan komorbid hanya melintasi jalur khusus selama enam menit. Hasil pengukuran kemudian dikategorikan mulai dari “baik sekali” hingga “kurang sekali.”
Bagi peserta dengan hasil rendah, Dinkes Kukar menyiapkan konseling bersama dokter dan ahli gizi, serta kartu menuju bugar untuk memantau perkembangan olahraga yang sesuai. Evaluasi ulang akan dilakukan beberapa bulan mendatang sesuai rekomendasi medis.
Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kukar, dr. Lenny Astuti, menegaskan bahwa program ini merupakan agenda rutin meski terkendala anggaran. Menurutnya, kegiatan ini lebih spesifik dibandingkan pemeriksaan kesehatan umum karena fokus pada kondisi fisik ASN.
“Ya, harapannya screening ini bisa memonitor kesehatan ASN secara menyeluruh dan mendorong penerapan hidup sehat di lingkungan kerja,” tuturnya. (Adv)
