Kutai Kartanegara – Kecamatan Anggana memastikan keterlibatannya dalam rangkaian upacara adat Erau Kutai Kartanegara melalui prosesi khas Mengulur Naga.
Prosesi ini menjadi ikon utama dengan pengarakan sepasang naga dari Museum Mulawarman menuju Desa Kutai Lama untuk kemudian dilarung di perairan sungai.
Camat Anggana, Rendra Abadi, menegaskan pihaknya bersama seluruh unsur terkait telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi.
“Pastinya kami selaku pemerintah, memastikan kegiatan tersebut terselenggara secara baik dan aman. Kami banyak berkoordinasi dengan pihak Polair maupun TNI Angkatan Laut,” jelasnya.
Ia mengingatkan agar masyarakat juga lebih memperhatikan aspek keselamatan. Selain ritual inti, pemerintah kecamatan bersama desa turut menyiapkan kegiatan budaya dan olahraga tradisional, mulai dari lomba menari Jepen, lagu daerah, hingga pertandingan olahraga rakyat di kawasan dermaga.
“Harapannya dari acara Erau, ada keikutsertaan juga dari pihak-pihak OPD bisa turun langsung juga ke sana melaksanakan kegiatan-kegiatan. Baik itu pagelaran-pagelaran lomba dan juga terkait dengan pengelolaan naga itu seperti mekanisme dari OPD sendiri,” tuturnya. (Adv)
