Kutai Kartanegara – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim menegaskan komitmennya mengembangkan literasi sekolah melalui pembinaan intensif, salah satunya di SMP Negeri 3 Tenggarong.
Sekolah ini baru saja masuk empat besar nominasi Lomba Perpustakaan SMP Tingkat Provinsi Kaltim dan menjadi perhatian karena inovasinya di bidang literasi digital.
Kepala Bidang Seksi Penjaminan Mutu dan Kelembagaan SMP Disdikbud Kukar Emy Rosana Saleh mengatakan, keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan OPD terkait dalam memfasilitasi pengembangan perpustakaan sekolah. Ia menilai SMP Negeri 3 Tenggarong memiliki keunggulan, mulai dari akreditasi perpustakaan, program literasi harian, hingga pemanfaatan teknologi.
“Sistem pendukung literasi digital di sekolah ini luar biasa. Kukar bahkan memiliki 22 kandidat sekolah rujukan Google, terbanyak di Indonesia. Kami menargetkan Kukar menjadi distrik rujukan digital pertama di Indonesia,” ujarnya, Senin (11/08/2025).
Menurut Emy, literasi yang dibangun di sekolah ini tidak hanya bermanfaat bagi siswa, tetapi juga berdampak ke sekolah lain melalui program imbas. Selain literasi konvensional, siswa juga dibiasakan menggunakan teknologi untuk mengakses informasi dan mengembangkan keterampilan abad 21.
Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca DPK Kaltim Hana Iriana menambahkan, lomba perpustakaan ini menjadi sarana bagi sekolah untuk menampilkan inovasi sekaligus mendapatkan masukan dari tim penilai.
“Kami ingin kegiatan ini mendorong peningkatan kegemaran membaca dan literasi masyarakat, yang pada akhirnya mendukung kesejahteraan,” jelasnya.
Selain memberikan pembinaan, Disdikbud Kukar juga mendukung penguatan koleksi buku referensi di perpustakaan sekolah. Bantuan buku non-textbook seperti kamus, novel, dan buku sains menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi siswa, sejalan dengan program prioritas pemerintah pusat. (adv)
