Kutai Kartanegara – Pemerintah Desa Semangko dan Desa Kersik, Kecamatan Marangkayu, terus berupaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang partisipatif, transparan, dan akuntabel. Salah satunya diwujudkan melalui kolaborasi penyelenggaraan bimbingan teknis (bimtek) bagi pengurus Rukun Tetangga (RT) sebagai ujung tombak pelayanan publik di tingkat desa.
Camat Marangkayu, Ambo Dalle menyampaikan apresiasi atas langkah strategis yang diambil kedua desa tersebut. Menurutnya, penguatan kapasitas pengurus RT merupakan investasi penting bagi peningkatan kualitas pelayanan masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen kita dalam meningkatkan kapasitas aparatur pemerintahan di tingkat paling bawah, yaitu Rukun Tetangga (RT),” ujarnya.
Ia menegaskan, RT memiliki peran vital sebagai penghubung langsung antara pemerintah desa dan masyarakat. Pengurus RT menjadi garda terdepan dalam menyampaikan informasi, menampung aspirasi, dan menyelesaikan berbagai persoalan sosial di lingkungan masing-masing.
“RT adalah penghubung langsung antara Pemerintah Desa dengan masyarakat. Pengurus RT adalah garda terdepan dalam menyampaikan informasi, menampung aspirasi, dan menyelesaikan berbagai persoalan sosial di lingkungan masing-masing,” lanjutnya.
Ambo Dalle berharap bimtek semacam ini dapat memberi bekal pengetahuan dan keterampilan yang lebih baik bagi pengurus RT, mulai dari pengelolaan administrasi, pelayanan publik, hingga komunikasi sosial.
Ia mengajak seluruh pihak menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum memperkuat sinergi antara pemerintah desa, RT, dan masyarakat demi mewujudkan desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
“Inj momentum untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Desa, RT, dan masyarakat, demi mewujudkan desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” tuturnya. (adv)
