Kutai Kartanegara – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara terus mendorong pelaksanaan program perdagangan karbon sektor kehutanan di kawasan gambut yang berada di luar kawasan hutan di wilayahnya. Hal ini sebagai bagian dari upaya mitigasi perubahan iklim sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Bupati Kukar, dr. Aulia Rahman Basri, menerima audiensi dari PT Tirta Carbon Indonesia (TCI) yang tengah menyiapkan langkah konkret untuk menjalankan program tersebut. Direktur Utama PT TCI, Wisnu Tjandra, mengungkapkan rencana kunjungan ke sekitar 10 desa guna validasi dan berdiskusi langsung dengan kepala desa dan masyarakat setempat.
“Kemudian, program untuk peningkatan kelestarian keanekaragaman hayati, dan ini lah beberapa komponen utama kegiatan yang akan kami lakukan,” jelas Wisnu.
PT TCI juga menggarap berbagai program yang fokus pada pelestarian lingkungan, khususnya menjaga kawasan gambut agar dapat menyerap karbon lebih maksimal. Selain itu, program peningkatan kesejahteraan masyarakat mencakup pendidikan, kesehatan, sanitasi, peningkatan pendapatan, dan pembukaan lapangan kerja.
Bupati Aulia berharap perusahaan dapat mendengarkan secara seksama kebutuhan masyarakat desa, khususnya terkait kesehatan dan sanitasi, serta menerapkan model kesejahteraan berkelanjutan yang manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Saya berharap, perusahaan ini dapat segera beroperasi dan merealisasikan semua program/kegiatan ke masyarakat,” tuturnya. (Adv)
