Kutai Kartanegara – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) menaruh perhatian besar pada pembinaan jangka panjang generasi Qurani sebagai bagian dari strategi keikutsertaan dalam Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ).
Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, menyampaikan bahwa ajang MTQ tidak hanya dipandang sebagai kompetisi, tetapi juga sebagai bagian dari pembinaan karakter dan keagamaan masyarakat, khususnya generasi muda.
“MTQ harus menjadi awal dari proses pembinaan yang berkelanjutan,” tegas Sunggono, Senin (23/06/2025).
Ia menyebut, sejak tahun lalu, Pemkab Kukar bersama pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) kecamatan telah menjalankan kebijakan pembinaan yang sistematis. Program ini mencakup pelaksanaan MTQ di tingkat lokal sebagai basis pengembangan potensi daerah.
“Kebijakan ini sejak tahun lalu bersama seluruh pengurus LPTQ kecamatan. Ini menjadi landasan penting pembinaan jangka panjang,” jelasnya.
Hingga pertengahan tahun ini, empat kecamatan telah sukses menggelar MTQ tingkat kecamatan, sementara dua kecamatan lainnya, Muara Jawa dan Sanga-Sanga, dijadwalkan menyusul dalam waktu dekat.
Selain aspek pembinaan, Sunggono juga menekankan pentingnya menjaga integritas dalam pelaksanaan MTQ. Ia mengungkapkan bahwa Kukar telah konsisten hanya mengikutsertakan peserta lokal sejak enam tahun terakhir, sesuai arahan Bupati Kukar.
“Kita tidak lagi menggunakan peserta dari luar Kukar. Ini kesuksesan kita semua, terutama para pengurus LPTQ di kecamatan,” tuturnya.
Adapun target Kukar untuk mempertahankan gelar Juara Umum MTQ tingkat Provinsi Kaltim tetap menjadi semangat bersama. Jika tercapai, Kukar akan mengukir sejarah sebagai juara tujuh kali berturut-turut.
“Mudah-mudahan kita bisa mempertahankan Juara Umum untuk ketujuh kalinya,” pungkasnya. (Nis/ADV DISKOMINFO KUKAR)
