Kutai Kartanegara – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) terus menggenjot pembangunan destinasi wisata di Pulau Kumala. Salah satunya melalui pembangunan waterboom yang saat ini masuk tahap lanjutan, dengan target penyempurnaan landscape rampung 2026.
Wakil Bupati Kukar, H. Rendi Solihin, bersama sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, seperti Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Pariwisata, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta Dinas Perhubungan, meninjau progres pembangunan tersebut di Tenggarong.
Rendi menyebut Pulau Kumala sejak lama menjadi perhatian publik dengan banyak masukan soal pemanfaatannya. Sejumlah wacana sempat mencuat, mulai dari pembangunan lapangan golf hingga fasilitas wisata lain. Namun, pemerintah masih menimbang opsi yang paling realistis dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Semua itu masih berupa wacana dan nantinya akan diputuskan mana yang paling realistis dan bermanfaat,” ujarnya.
Ia menjelaskan pembangunan waterboom di pulau ini telah dilakukan bertahap sejak 2023 dan terus berlanjut hingga 2025. Dengan tahapan yang konsisten, pemerintah menargetkan fasilitas ini benar-benar siap dinikmati masyarakat pada 2026 mendatang.
Rendi optimis kehadiran waterboom akan menghadirkan warna baru bagi Pulau Kumala, sekaligus menjadi daya tarik wisatawan dari luar daerah.
“Jadi ini dirancang dengan fasilitas cukup lengkap, bahkan digadang-gadang bisa menjadi yang terbesar di Kaltim,” pungkasnya. (Adv)
