Kutai Kartanegara, Samasisi – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berkomitmen memulihkan ratusan hektare lahan pertanian yang tak lagi bisa digarap akibat rusaknya saluran irigasi di kawasan Rapak Rabau, Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong.
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menegaskan, penanganan akan dilakukan secepatnya agar lahan yang selama ini tergenang air bisa kembali dimanfaatkan oleh para petani.
“Sekitar 200 hektare lahan di sini tidak bisa ditanami karena banjir terus. Maka harus ada intervensi agar aliran air bisa mengarah ke sungai,” ujarnya.
Aulia menjelaskan, pemerintah telah menyiapkan langkah intervensi berupa perbaikan sistem pengairan serta pembangunan jalan usaha tani. Upaya ini menjadi bagian dari program Kukar Idaman Terbaik yang fokus pada penguatan sektor pertanian.
“Kami sudah sepakat untuk segera menindaklanjuti. Tahun depan akan kami anggarkan sekitar Rp8 hingga Rp10 miliar di Dinas PU,” jelasnya.
Lurah Loa Ipuh Erri Suparjan berharap, dengan adanya perhatian langsung dari pemerintah daerah, sektor pertanian di Loa Ipuh bisa kembali bangkit dan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat.
“Harapannya semoga pertanian di Loa Ipuh bisa kembali bergairah dan hasil produksinya meningkat,” tuturnya. (Adv)
